Minimalkan Penggunaan Plugin Di WordPress

Minimalkan Penggunaan Plugin Di Wordpress

pluginBegitu banyak dan beragamnya plugin untuk wordpress, membuat kita keasyikan menambahkan fitur-fitur keren pada blog kita. Akibatnya blog kita menjadi berat dan lambat ketika dibuka oleh pengunjung. Memang tampilan blog kita keren dan modern, namun dengan loading yang berat apakah itu bisa membuat pengunjung betah dan balik lagi ke blog kita? Tentu saja tidak, yang dibutuhkan pengunjung adalah informasi yang tepat dan juga web yang mudah diakses.

Begitu pun dengan mesin pencari seperti Google dan lainnya. Loading blog menjadi salah satu unsur yang sangat dipertimbangkan mesin pencari untuk menampilkan content-content web tersebut di halaman pertama mereka. Nah, penggunaan plugin yang berlebihan akan mengakibatkan blog menjadi berat saat diakses. Itu akibat dari script -script js dari plugin-plugin tersebut. Untuk itu alangkah baiknya kita menggunakan plugin-plugin yang benar-benar diperlukan. Memang benar, dengan menggunakan plugin, kita tidak perlu repot membuat kode css ataupun javascript untuk membuat sebuah widget di wordpress, tinggal install maka widget yang ingin kita gunakan langsung muncul di blog.

Namun sebenarnya ada beberapa widget yang berguna untuk blog namun bisa kita buat secara manual sehingga bisa meminimalkan penggunaan plugin. Memang hal ini memerlukan pengetahuan yang lebih tentang kode css maupun javascript ataupun php, ya…minimal mengerti cara penerapannya di template blog. Sementara untuk membuat widgetnya kita bisa mencari tutorialnya di internet.

Widget Tanpa Plugin

Contoh dari widget yang penting yang penerapannya bisa tanpa menggunakan plugin di antaranya:

1. Komentar Disqus, penerapan komentar Disqus untuk menggantikan komentar default wordpress sangat berguna untuk menghemat bandwidth hosting. Namun setelah saya bandingkan penggunaan komentar Disqus ini antara penggunaan plugin Disqus dengan penundaan pemuatan Disqus (defer), ternyata tekhnik defer Disqus lebih ramah daripada menggunakan plugin meskipun Disqus sudah mendukung asynchronous.

2. Widget Social Sharing, banyak sekali plugin untuk widget yang satu ini, namun saya lebih menyarankan untuk membuatnya sendiri tanpa plugin. Ada banyak widget social sharing yang hanya menggunakan javascript tanpa memerlukan jquery untuk menampilkan widgetnya, sehingga keberadaannya benar-benar tidak mengganggu loading blog.

Dari kedua widget di atas, sudah saya praktekan pada blog ini. Dan jelas ada perbedaannya ketika menggunakan plugin dengan tanpa plugin, menurut saya sekarang loading blog ini menjadi lebih ringan. Bagaimana menurut Anda? Dan bagaimana dengan blog wordpress Anda?

Author: Adhy Suryadi

I am just an ordinary people who are interested in code. Trying to share experiences while studying blogging, hopefully useful. Other Blogs: Kompi Ajaib | MyInfo.web.id | Adhy Suryadi Follow me on: Facebook | Twitter | Google+

Share this:

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *